Joni Apresiasi Kunjungan Kejati Kaltim Dukung Pembangunan Program Multi Years di Kutim
Ketua DPRD Kutai Timur, Joni
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI TIMUR- Ketua
DPRD Kutai Timur, Joni, memberikan apresiasi terhadap kunjungan Kejaksaan
Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur (Kaltim) yang melakukan silaturahmi dengan
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim). Kunjungan tersebut dianggap
sebagai momen yang baik dalam mengawal proses pembangunan proyek program multi
years yang menjadi prioritas pemerintah dan akan segera dimulai.
Sebagai lembaga pengawasan, DPRD Kutai Timur
sangat membutuhkan dukungan dari lembaga-lembaga penegak hukum dan Forkopimda
dalam mengawal kesuksesan program besar di Kutim. Program multi years ini
memiliki anggaran yang mencapai lebih dari Rp 1 Triliun, bukanlah anggaran yang
kecil. Oleh karena itu, pemerintah harus terus berkonsultasi dengan Kejati
Kaltim, yang diwakili oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutim, agar terhindar dari
kasus hukum dalam pelaksanaannya.
"Koordinasi dengan Kejari sangat penting
bagi pemerintah untuk menghindari pelanggaran aturan dan sejenisnya," kata
Joni kepada media ini setelah menghadiri acara silaturahmi antara Kejati Kaltim
dan Pemkab Kutim di Kantor Bupati Kutim, Senin (12/6/2023).
Saat ini, proyek multi years masih dalam
tahap pelelangan, namun Joni meminta agar proyek segera dilaksanakan mengingat
waktu pengerjaan yang hanya tersisa 1 tahun lebih. "Informasinya memang
sedang dalam tahap pelelangan, kita berharap pelaksanaannya dapat dipercepat
karena waktu terus berjalan," ungkapnya.
Joni juga menegaskan bahwa selama pelaksanaan
pembangunan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait
perkembangan pelaksanaan program tersebut. Jika diperlukan, Joni akan meminta
bantuan dari Kejari untuk terlibat langsung dalam pengawalan proyek tersebut.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah
daerah, DPRD Kutai Timur, dan lembaga penegak hukum seperti Kejari Kutim,
diharapkan program multi years yang memiliki anggaran besar ini dapat berjalan
dengan sukses dan tanpa hambatan hukum yang berarti. Pembangunan di Kutai Timur
akan semakin berkembang dan masyarakat dapat merasakan manfaat dari proyek-proyek
yang direncanakan.
Selain itu, Joni juga menekankan pentingnya
koordinasi antara pemerintah daerah dan Kejari Kutim dalam memantau pelaksanaan
proyek multi years ini. Dengan terlibatnya Kejari secara langsung, diharapkan
pengawasan terhadap pelaksanaan proyek dapat lebih efektif dan transparan.
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur juga memberikan
respons positif terhadap niat baik Kejati Kaltim untuk menjalin kerja sama
dalam membangun daerah. Bupati Kutai Timur, yang hadir dalam acara silaturahmi
tersebut, menyampaikan bahwa kerja sama antara pemerintah daerah dan lembaga
penegak hukum merupakan langkah yang tepat dalam menjaga integritas dan keberlanjutan
pembangunan di Kutim.
"Kami menyambut baik kehadiran Kejati
Kaltim dan siap menjalin kerja sama yang baik dalam rangka melaksanakan program
multi years ini. Kejari Kutim juga merupakan mitra penting bagi kami dalam
memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana dan aturan yang berlaku,"
ungkap Bupati Kutai Timur.
Dalam upaya menghindari pelanggaran aturan
dan memastikan kualitas pembangunan yang baik, Kejari Kutim juga berkomitmen
untuk memberikan dukungan penuh kepada Pemkab Kutim. Kejari akan melibatkan tim
ahli dan pengacara untuk memberikan pendampingan hukum dan memberikan
saran-saran yang diperlukan selama proses pelaksanaan proyek.
"Informasinya memang dalam pelelangan, harapan
kita untuk disegerakan karena waktu terus berjalan," ungkapnya.
Saat pelaksanaan pembangunan, Joni mengatakan
pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait perkembangan
pelaksanaan program tersebut. "Bila perlu minta bantuan Kejari untuk terlibat langsung dalam
pengawalannya," ucapnya.(ADV)